Pages

Tuesday, April 28, 2020

COVID_19 DALAM KACAMATA PMI : DIMANAKAH PERAN PEMBERDAYA?



Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Virus ini telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi.

Pandemi adalah sebuah epidemi yang telah menyebar ke beberapa negara atau benua, dan umumnya menjangkiti banyak orang. Sementara, epidemi merupakan istilah yang digunakan untuk peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi di area tertentu. Istilah pandemi tidak digunakan untuk menunjukkan tingkat keparahan suatu penyakit, melainkan hanya tingkat penyebarannya saja. Dalam kasus saat ini, COVID-19 menjadi pandemi pertama yang disebabkan oleh Virus Corona. Penyebaran virus ini bisa melalui benda-benda yang sudah disentuh langsung oleh si penderita, berkomunikasi langsung dengan penderita, dll.

Pemerintah Indonesia telah mencoba untuk mengatasi pandemi ini, untuk meminimalisir penyebaran virus ini, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan seperti :
1.       Mikro : Work From Home (WFH),  Dirumahaja
2.       Mezo  : Sosial Distancing
3.       Makro : PSBB ( Lock Down )

Namun dengan keadaan perekonomian Indonesia yang masih belum bisa untuk memenuhi seluruh kebutuhan rakyatnya, maka akibatnya rakyat Indonesia ada yang tidak bisa mengikuti kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemereintah. Karena ketika mereka yang memiliki perekonomian yang rendah, mereka  tidak akan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya ketika mereka tidak bekerja, karena itu mereka tidak bisa mengikuti kebijakannya seperti harus melakukan social distancing, WFH, dll.

Pemerintah juga menghimbau untuk mencegah penularan virus ini dengan cara : sering cuci tangan, hindari menyentuh area wajah, hindari jabat tangan dan berpelukan, etika ketika batuk dan bersin, bersihkan perabot rumah, hindari kumpul dengan jumlah banyak, mencuci bahan makanan.

Adanya pandemi ini pastinya memiliki dampak negatif dan dampak positif, berikut dampak yang terjadi akibat pandemi ini, dampak negatif adanya virus covid-19  ini yakni membuat nilai rupiah melemah (ekonomi melemah), ISHG anjlok, meruginya sektor pariwisata, berbagai ajang olah raga batal, harga bahan pokok melambung, PHK masal. Sedangkan, dampak positif adanya virus covid-19 yakni lebih peduli untuk menjaga kesehatan, seluruh pihak bekerjasama dan saling membantu, kualitas udara membaik, lebih banyak waktu untuk keluarga, meningkatkan kewaspadaan (kesehatan).

Dalam situasi ini ada orang-orang yang menjadi aktor untuk menjadi penolong, pencegahan, dan pengobatan. Mereka adalah relawan (sosial/kesehatan), tenaga medis, dan pemerintah. jadi, dalam situasi pandemi ini peran seorang pemberdaya masyarakat ialah : menjadi relawan sosial, seperti kita ikut berpartisipasi untuk memberi bantuan uang, tenaga, dan fikiran. Karena dalam situasi saat ini yang bisa kita lakukan adalah membantu orang-orang yang terdampak dari pandemi ini contohnya seperti kita membuka donasi untuk yang ingin menyumbangkan uangnya untuk orang yang terdampak.

No comments:

Post a Comment

Tingkatkan Literasi Di Ranah Kampus, HMJ PMI Gelar Pelatihan Makalah Untuk Mahasiswa PMI 2024

SEMARANG - Membangun budaya literasi di ranah  kampus bisa di lakukan dengan berbagai hal. Salah satunya dengan penulisan makalah sebagai la...